HUBUNGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DENGAN KEMAMPUAN KOLABORASI DAN KOMUNIKASI SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Main Article Content
Abstract
Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan kolaborasi dan komunikasi yang baik. Namun, pembelajaran yang masih didominasi interaksi satu arah menyebabkan partisipasi siswa kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan model cooperative learning dengan kemampuan kolaborasi dan komunikasi siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII B SMP Negeri 3 Sokaraja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional terhadap 32 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cooperative learning memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan kolaborasi (r = 0,853; sig < 0,05) dan komunikasi siswa (r = 0,622; sig < 0,05). Selain itu, kemampuan kolaborasi juga berhubungan signifikan dengan kemampuan komunikasi (r = 0,839; sig < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kerja kelompok efektif dalam meningkatkan kerja sama, partisipasi aktif, dan keterampilan komunikasi siswa.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author Harus Menuliskan Bukti Tulisan Asli Buatan Sendiri Dengan Melampirkan Hasil Turnitin (Jika Ada) jika tidak bisa hubungi pihak jurnal MIJI untuk Cek Turnitin .