PEMBELAJARAN STEAM UNTUK MENSTIMULASI KETERAMPILAN MEMECAHKAN MASALAH ANAK USIA DINI
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pengembangan keterampilan memecahkan masalah pada anak usia dini menjadi salah satu fokus penting dalam pendidikan karena berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis dan pengambilan keputusan. Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dipandang mampu memberikan pengalaman belajar yang mendorong anak untuk mengeksplorasi, bereksperimen, serta menemukan solusi terhadap berbagai permasalahan sederhana. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran STEAM dalam pembelajaran anak usia dini dan menganalisis kontribusinya dalam menstimulasi keterampilan memecahkan masalah anak di TK Diponegoro 25 Karangnangka Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian ini, peserta penelitian termasuk kepala sekolah, guru, siswa kelompok B, dan wali murid. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, wawancara, dan observasi. Pembelajaran STEAM dapat meningkatkan keterampilan memecahkan masalah anak melalui kemampuan bertanya dan menjawab pertanyaan, menemukan informasi melalui kegiatan pengamatan dan percobaan sederhana, memahami hubungan sebab akibat peristiwa, dan mencari solusi ketika menghadap kesulitan dalam kegiatan pembelajaran. Dengan menggunakan alat dan bahan sesuai kebutuhan, pembelajaran STEAM memiliki banyak manfaat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author Harus Menuliskan Bukti Tulisan Asli Buatan Sendiri Dengan Melampirkan Hasil Turnitin (Jika Ada) jika tidak bisa hubungi pihak jurnal MIJI untuk Cek Turnitin .