PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN GURU PAI BERBASIS KURIKULUM CINTA DALAM PEMBINAAN MORAL PESERTA DIDIK DI SDIT AT-TAUFIK

Isi Artikel Utama

Afifah Adawiyyah
Khayla Nadien

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kepribadian guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menghadapi permasalahan moral peserta didik di era kontemporer, seperti meningkatnya intoleransi dan melemahnya nilai etika. Pembelajaran yang berorientasi pada aspek kognitif dinilai belum mampu membentuk karakter secara menyeluruh, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih humanis melalui Kurikulum Cinta. Kurikulum ini menekankan nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan kedamaian sebagai dasar pembelajaran, serta berorientasi pada penguatan aspek sosial dan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kepribadian guru PAI berbasis Kurikulum Cinta serta implikasinya terhadap pembinaan moral peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Cinta tercermin dalam sikap guru yang lebih empatik, sabar, dan komunikatif dalam proses pembelajaran. Hal ini berimplikasi pada terciptanya suasana belajar yang partisipatif dan kondusif, serta berdampak pada peningkatan sikap moral peserta didik, seperti tanggung jawab, toleransi, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, pengembangan kepribadian guru PAI berbasis Kurikulum Cinta memiliki peran penting dalam pembinaan moral peserta didik, meskipun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Adawiyyah, A., & Nadien, K. (2026). PENGEMBANGAN KEPRIBADIAN GURU PAI BERBASIS KURIKULUM CINTA DALAM PEMBINAAN MORAL PESERTA DIDIK DI SDIT AT-TAUFIK. Merdeka Indonesia Jurnal International, 6(6), 631–640. https://doi.org/10.69796/miji.v6i6.645
Bagian
Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama